Yuk, Kenali Beberapa Rumus Dasar Excel yang Sering Digunakan

  • Whatsapp

Microsoft Excel merupakan sebuah software spreadsheet yang dapat mendefinisikan tampilan spreadsheet yang telah disunting. Microsoft Excel sering dikenal dengan penggunaan rumus-rumus atau formula di dalam lembar kerjanya sehingga dapat digunakan untuk berbagai macam fungsi yaitu salah satunya adalah analisis data melalui perhitungan matematis. Oleh karena itu salah satu yang perlu kita pahami adalah rumus-rumus dasar Excel.

Read More

Rumus-rumus dasar Excel akan sangat banyak membantu kita dalam memecahkan permasalahan analisis data, mulai dari langkah yang paling dasar hingga tingkat menengah.  

Umumnya orang sering menggunakan Excel untuk mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan pembukuan yang perlu menggunakan perhitungan matematis. Namun kelebihan dari Microsoft Excel tidak hanya terbatas itu saja, akan tetapi Microsoft Excel memiliki kemampuan menampung data yang cukup besar dengan 1 juta baris dan 16.000 kolom dalam 1 sheet.

Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai beberapa dasar rumus dasar Excel yang cukup sering digunakan.

1. AVERAGE

Average merupakan salah satu rumus Excel yang digunakan untuk menghitung rata-rata  nilai di Excel. Rumus rata-rata merupakan sebuah rumus yang digunakan untuk menghitung jumlah nilai sekelompok data dibagi dengan banyaknya data. Sintaks umum menggunakan rumus Average adalah

=AVERAGE(angka1, angka2, dan seterusnya)

Sebagai contoh adalah rumus =AVERAGE(A3:A10). Hal ini berarti akan menghitung nilai rata-rata dari data pada sel A3 sampai dengan A10. Dengan demikian nilai rata-rata akan langsung didapatkan.

Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja

2. SUM

SUM merupakan rumus yang digunakan untuk menjumlahkan data atau menjumlahkan angka di Excel sesuai dengan sel atau range yang ditentukan. Cara menghitung rumus SUM di Excel dapat berbentuk range, referensi sel, array, konstanta dan rumus. Rumus umum SUM pada Excel adalah

=SUM(angka1, angka2, dan seterusnya)

Sebagai contoh jika kita ingin menghitung penjumlahan dari data yang terletak pada sel kelima sampai sel kesembilan, maka kita cukup memberikan perintah =SUM(C5, C10) makan penjumlahan dari angka atau sel yang kita pilih akan muncul.

3. MAX dan MIN

Fungsi rumus MAX dan MIN adalah untuk menghitung nilai maksimum (nilai paling tinggi) dan nilai minimum (nilai paling rendah) dari suatu kumpulan data. Adapun rumus umumnya adalah

=MAX(angka1, angka2, dan seterusnya)

=MIN(angka1, angka2, dan seterusnya)

Jika kita mengetikkan formula di atas maka otomatis akan muncul hasil dari nilai maksimum dan nilai minimum dari data tersebut.

Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel

Gunakan Kode Voucher “DQTRIAL”, dan simak informasi di bawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

Sumber : DQLab

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.