Apa Itu Data Scientist? Yuk Kenali 4 Tugas Utama Data Scient…

  • Whatsapp

Menjadi seorang Data Scientist dituntut untuk memiliki wawasan yang luas, baik di bidang teknologi maupun di bidang sosial. Untuk melakukan pekerjaannya, Data Scientist harus memiliki intuisi bisnis yang baik. Semakin luas wawasan yang dimiliki oleh Data Scientist, maka intuisi akan data juga bisa semakin tajam. Mereka akan menggunakan pengetahuan akan industri tempat mereka bekerja, pemahaman kontekstual, skeptisisme asumsi yang ada untuk membuat solusi yang terbaik bagi permasalahan yang sedang dihadapi oleh perusahaan.

Read More

Nah, sebelum kamu memutuskan untuk menjadi seorang Data Scientist, ada baiknya kamu memahami apa saja tugas dari seorang Data Scientist agar kamu bisa menyiapkan dirimu dengan baik. Tanggung jawab dan tugas dari Data Scientist memang berbeda-beda, tergantung dari tugas yang diberikan oleh perusahaan. Namun ada beberapa tugas umum yang pasti akan dikerjakan oleh seorang Data Scientist. Apa saja sih tugas tersebut? Yuk, simak artikelnya! 

1. Melakukan Penelitian Terhadap Masalah yang Dihadapi

Terkadang permasalahan yang harus diselesaikan oleh seorang Data Scientist adalah permasalahan baru yang tidak pernah ditemui sebelumnya. Hal ini menjadi sesuatu yang wajar karena untuk mengembangkan inovasi, mereka harus mulai menyelesaikan masalah terbaru. Nah, agar seorang Data Scientist bisa lebih memahami permasalahan yang ada, maka mereka harus melakukan penelitian terlebih dahulu. Dari penelitian ini, mereka dapat menyimpulkan, data yang seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan dan juga dapat memastikan apakah datanya valid atau tidak.

Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist

2. Mengumpulkan Data

Setelah melakukan observasi, barulah Data Scientist akan melakukan pengumpulan data sesuai dengan hasil observasi. Data ini bisa didapatkan dari sumber internal maupun eksternal. Dalam proses pengumpulan ini, data yang dikumpulkan tidak hanya data yang terstruktur namun juga data yang tidak terstruktur dalam volume besar. Untuk data terstruktur bisa didapatkan dari database relasional menggunakan bahasa pemrograman seperti SQL. Sementara untuk data tidak terstruktur didapatkan melalui web scraping, API, dan survei.

3. Melakukan Pre-Processing Data

Tugas selanjutnya yang harus dilakukan oleh data Scientist adalah melakukan pre-processing data sebelum data tersebut diolah. Hal ini perlu dilakukan karena data yang didapatkan biasanya bukanlah data yang bersih, terutama untuk data yang tidak terstruktur. Data Scientist dapat membuat hal-hal yang tidak relevan dengan tujuan yang ingin dicapai. Dalam proses ini, Data Scientist juga dapat melakukan EDA (Exploration Data Analysis) agar dapat memahami pola yang ada dalam data. Dengan mengetahui pola data, Data Scientist dapat menentukan metode mana yang tepat untuk digunakan.

4. Melakukan Pengolahan dan Memberikan Rekomendasi Prediksi

Dari hasil pre-processing, data akan diolah menggunakan algoritma yang paling cocok dan sesuai dengan pola data. Jika algoritma yang telah ada dirasa tidak cocok, maka Data Scientist harus bisa menemukan algoritma terbaru dengan menggunakan algoritma Machine Learning ter-update serta metode statistik. Setelah mendapatkan hasil analisis, mereka akan memberikan rekomendasi prediksi dan temuan kepada manajemen dengan memberikan visualisasi data dan juga laporan yang efektif.

Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar

5. Sedang Mencari Tempat Belajar Data Scientist Terbaik? DQLab Bisa Jadi Pilihanmu Loh!

Kamu yang tidak memiliki background pendidikan khusus di bidang data, ternyata juga bisa menjadi praktisi data, loh. Namun, untuk menjadi Data Scientist, Data Analyst, dan Data Engineer, kamu tetap harus memiliki kemampuan yang yang sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan. DQLab merupakan lembaga kursus yang terbuka bagi siapa saja dan memiliki prinsip bahwa semua orang bisa menjadi menguasai ilmu Data Science. Jika kamu tertarik, kamu bisa mulai mencoba modul gratis dari DQLab, yaitu Introduction to Data Science with R. Tapi sebelumnya, jangan lupa login di DQLab terlebih dahulu ya!

Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri

Sumber : DQLab

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.